Diberdayakan oleh Blogger.

cursors

Free Drums Cursors at www.totallyfreecursors.com

Pengikut

RSS

sejarah band five minutes

Five Minutes adalah sebuah band pop rock yang berasal dari Kota Kembang Bandung berdiri tahun 1994. Kini, Five Minutes digawangi oleh Ricky Tjahyadi (keyboard), Richie Setiawan (vokal), Drie Warnanta (bass), Roelhilman (gitar), dan Aria Yudhistira (drum).

== Formasi awal ==?? Drie dan Ricky bertemu di awal tahun 1990-an dan sempat membentuk band yang tampil di sejumlah kafe. Namun band ini hanya bertahan selama 2 tahun. Mereka kemudian membentuk Five Minutes bersama Sonny (gitaris) dan Sanny (vokalis) di tahun 1994 untuk mengikuti Fetival Band Se-Jabar DKI di Bandung. Dalam ajang tersebut mereka berhasil menjadi juara 1 dari 102 peserta. Tak lama, mereka pun masuk dapur rekaman. Album perdana mereka bertajuk Five Minutes (1996), yang diikuti oleh Five Minutes 2 (1997), Ouw! (2002), Sekat (2003), dan The Best +5 (2004). Penampilan yang unik dengan mengenakan sarung di panggung, menjadi salah satu daya tarik mereka.

FORMASI BARU
Setelah album The Best, Sanny sang vokalis dan Sonny (gitaris) mengundurkan diri. Ricky dan Drie pun berburu personel baru. Akhirnya Richie (vokal), Roelhilman (gitar), dan Aria Yudhistira (drum) melengkapi formasi Five Minutes yang baru. Pada bulan Juni 2007, mereka merilis album baru bertajuk Rockmantic. Mereka pun menanggalkan sarung yang selama ini lekat sebagai image mereka.

DISKOGRAFI
* Five Minutes (1996)
* Five Minutes 2 (1997)
* Ouw! (2002)
* Sekat (2003)

* The Best +5 (2004)
* Rockmantic (2007)
* Rockmantic (Repackaged) (2008)
* Semua Ini Sendiri (2009)
* Satu Hati (2010)




                                Profil Five Minutes

         BIODATA PERSONIL FIVE MINUTES
 
Richie FM
Nama Lengkap:Richie Setiawan
Panggilan :ichiko 
Posisi : Vokal
TTL:  Bandung 18 Mei 1983
Hobi: Extreme Sport
Musik favorit: ROCK N’SOUL
Warna Favorit: Merah Hitam
Makanan Favorit : Japanese Food.
Cita Cita : Polisi. 
Rumah : Bandung Flower City.
Buku Favorite : All Kind Of Books 

Film Favorite : all movies about social.
Zodiak : Taurus.
Pendidikan : SD,SMP,SMA Pasundan 7 Bandung, Universitas.
Kebiasaan buruk : Suka Kentut. 
 Saya mulai nyanyi dari kelas 4 SD,emang ada turunan kali “dari orang tua,tpi bokap pegang BASS,jadi masih ada dikit2 jiwa seninya.sejak itu mulai ngeband sama temen2 nongkrong.
Dari awal iseng2 ngeband,kita coba2 ikutan parade/Festival.
Alhamdulillah,kita selalu dapet 3 besar.beranjak SMA,saya nyoba2 bergabung sama anak sekolah,saya juga sempat melanjutkan sekolah ke jenjang UNIVERSITAS.Baru 2 bulan masuk,udah ada tawaran bergabung dengan salah satu band.
Karena jiwa seni udah tertanam,tanpa basa-basi tawaran itu di ambil.
Tidak berlangsung lama,sekitar 1 tahunan ,saya nyoba aaudisi vokal di ajang THE DREAM BAND 2005 dan alhamdulillah masuk menjadi perwakilan bandung yang tergabung dalam ANKARA BAND.
Pada tahun 2006 Five Minutes mengadakan Audisi vokal dan saya mendapat tawaran untuk audisi.Dari mulai awal audisi,saya diberi kesempatan untuk mempelajari materi-materi dari ‘FiveMinutes’.
Setelah saya mendengarkan lebih detail, disini saya merasakan kenyamanan,saya bisa lebih mengeksplor,mungkin karena musiknya pas atau memang jodohnya….AMIN(he..ngarep)dan ternyata mimpi jadi kenyataan,saya diperkenankan mengisi kekosongan vokal di Five Minutes.



  Ricky FM
Nama Lengkap: Ricky Tjahyadi
Panggilan : Aik 
Posisi :Keyboard
TTL: Bandung 4 November 1974
Hobi: Musik,Motorsport,Game Dll
Musik favorit: ALL KIND OF MUSIC
Makanan Favorit : Bubur ayam,Sop buntut,Nsi goreng
Minuman favorit: Ice Tea
Band : FiveMinutes
           Alass.
Pekerjaan : musisi
Keluarga : Fitri Fathonah Purnamasari [ntie](istri)
                 Fauzi Ramdani [ujie](anak)
                 Sakti Raina Fauzi [sakti](anak)
                 Silvia Kirana [silvia](anak)
Peliharaan : kucing [ cheky]
Pendidikan : SD Sukajadi 8 Bdng.
                   SMP 15 Bdng.
                   SMA 15 Bdng.
                   Perguruan Tinggi STHB(sekolah tinggi hukum bandung)
Kebiasaan buruk: meninggalkan yg bekas, suka kentut. 
Zodiak : Taurus
 Pertama kenal yang namanya alat musik ketika kelas 4 SD.
Dari dulu saya memang bercita-cita ingin menjadi musisi,dan pada tahun 1994 saya baru bisa merealisasikan hobi tersebut ke dalam sebuah festival band di bandung yang di adakan oleh radio swasta di bandung.Alhamdulillah kita(five minutes formasi 1)menjadi juara 1 dari 102 peserta.
Selaaaain di FM saya juga sempat tergabung di Ari lasso band dari tahun 2002-2006.Menulis lagu merupakan hobi yang ‘nggak
Bisa saya tinggaalkan sampai sekarang.




      Drie FM
Nama Lengkap:Drie Warnanta
Panggilan : indiahe
Posisi :Bass Player
TTL:Bandung 27 januari 1974
Hobi:Main PS,Putsal,Nonton (DVD,TV,DLL)
Musik favorit:ROCK,FUNKY,JAZZ FUSION
Musisi Favorit : RED HOT CHILI PAPERS,INCUBUS,STING,LEVEL 42,CASIOPEA
Minuman favorit:Segal jenis kopi
Keluarga : Yelly Yulianti (istri)
                 Altafa Razan Warnanta [tafa](anak)
                 Khayana Razan Warnanta [keya](anak)
Pendidikan : SD Pandu Bandung
                   SMPN 1 Bdng.
                   SMAN 9 Bdng.
                   Perguruan tinggi ITENAS [institut teknologi nasional] -UNJANI [universitas jend ahmad yani]
Kabiasaan buruk : g pernah ganti boxer,pelit.
Zodiak : Aquarius.
 Mulai belajar Bass dari kelas 2 SMP.Waktu itu tertarik pada instrumen bass setelah nonton video konsernya LEVEL 42& langsung jatuh cinta dengan permainan bass Mark King.
Setelah duduk di bangku SMA,saya mulai berlatih bass secara intensif dari bnerbagai musisi di bandung& secara otodidak.
Disini saya mulai berkenalan dengan Ricky Fmdan mulai membentuk sebuah band yang kemudian perform di sejumlah event & café di bandung.
Akhirnya setelah 2 tahun,band ini bubar,&kemudian tak berapa lama kemudian saya dan Ricky membentuk band baru yang kemudian diberi nama Five Minutes pada tahun 1994 untuk mengikuti sebuah festival se-JABAR DKI di bandung yang akhirnya alhamdulillah kita juarai & saya berhasil pula meraih predikat Best Bassist pada saat itu.
Kemudian karir kami di dunia recording di mulai setahun sesudahnya.Tepatnya pada tahun 1995 dengan meluncurkan album pertama dengan title “FIVE MINUTES”,album ke-2 thn 1996 “FIVE MINUTES 2”, album ke-3 1997 “FIVE MINUTES OUW..!!!, album ke-4 2002 “FIVE MINUTES SEKAT”,album ke-5 tahun 2003 “FIVE MINUTES THE BEST+5”.
Setyelah itu FM mengalami vacum & mulai aktif kembali pada tahun 2006 dengan menadakan audisi Vokal untu k mengisi kekosongan di posisi tersebut. untuk selanjutnya,meluncurkan album “FIVE MINUTES ROCKMANTIC” dengan konsep musik yang baru & beberapa personil baru yang di harapkan dapat memberikan suasana baru yang lebih “fresh”…..gt loch!!!



Irul FM
Nama Lengkap:Roelhilman
Posisi :Guitar
TTL:Bandung 20 januari 1980
Musik favorit:Yg ada unsur Rocknya
Musisi favorit: NUNO BETTEN COURTH,ROLLING STONE.JHON 5
Makanan &Minuman favorit:Semua yg Enak dan halal
Keluarga : Ratu Reiska [noe](istri)
                Nuno Ariel Ghanimansyah [nuno](anak)
                Nunez Alaya Ghanimansyah [nunez](anak)
Kebiasaan buruk : suka ngupil, tidur nganga.
 Pertama mengenal alat musik langsung pada guitar,waktu melihat Slash di V.klipnya november rain…juara…setelah itu langsung belajar dan belajar sama siapa pun yang saya anggap bagus sampai sekarang saya masih suka belajar.
Sejak masih di SMU,saya sering mengikuti festival banddi bandung,dan setelah lulus saya langsung terjun di dunia musik secara profesional.Langkah awal bermain di kafe2,kemudian menjadi band pengiring penyanyi solo seperti andien selama 1 tahun,membentuk band bersama aria juga di G.I.G.S tahun 2002,menjadi additional untuk pengisian di album penyanyi solo agnes monica,shanty,mayang sari,etc..album soundtrack andai ia tahu tahun 2003,setelah itu saya bertemu dengan ricky FM,kemudian menawarkan untuk menjadi gitaris five minutes,saya langsung bersedia banget,kemudian membuat album yang berjudul rockmantic…semoga solid dan sukses amiiiiiiiiinn!!!!!



Aria FM
Nama Lengkap:Aria Yudhistira
Posisi :Drum
TTL:Bandung 09 Mei 1981
Hobi:Travelling
Musik favorit: ALL KIND OF MUSIC
Makanan &Minuman favorit:Sop buntut ,lemon tea
Keluarga : Enthella Triani [hella](istri)
kebiasaan buruk : tidur ngorok.
Berawal dari hobi …saya mencoba mengembangkan bakat saya bermain drum.Dari hanya ikut festival band bersama temen “SMP hingga bisa tmpil di kafe”..
Awal tahun 1997, saya bergabung bersama NOIN BULLET.disini awal mula saya mencoba berkarya dan alhasil bisa menghasilkan 2 buah album bersama NOIN BULLET.
Album pertama bertajuk “BEBAS” dan yang ke-2 “MANUSIA”
Di bawahn label Warner Music Indonesia!!karena persaingan di dalam music semakin ketat,akhirnya Noin Bullet pun harus vakum.tapi saya tidak pernah berhenti untuk tetap survive dalam bermusik.Tahun 2002 saya kembali membentuk band recording yaitu GIGS
Di bawah bendera AQUAARIUS,tp sayang band ini tidak berlangsung lama ya..bs di bilang tidak sukses Hehehee..tp Alhamdulillah imbasnya saya bisa diperkenankan mengisi
Albumnya AGNES MONICA “Bilang saja & Tak bisa”,IAN”Laguku & Ijinkan aku Memilikimu”,Soundtrack Andai Dia Tahu “Kekasih feat.Erwin Dr Pm,Aku Rindu feat.Emil bias ,Keretaku feat.Opie Danzo”,Rocket Rockers “Pesta”,Project Pop 2007 Album Six A Six,Cindy bernadett Etc..
Dan di tahun 2006 saya bergabung bersama Mary Jane,tp karena Idialisme yang sulit di satukan,aakhirnya saya keluar dari Mary Jane..!!.Setelah malang melintang menjadi Strungle Drummer,akhirnya di tahun 2007ini, aria mendapat tawaran dari Five Minutes,Alhamdulillah..saya di percaya oleh Ricky untuk berkarya se Original mungkin di album Five Minutes yang bertajuk Rockmantic ini,Akhirnya saya punya band lagi uy..mudah-mudahan bs Solid dan Sukses sampai akhir nanti Amien

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

sejarah band saint loco

Jagad rock tanah air seakan tak berhenti melahirkan band-band spektakuler untuk melaju ke barisan terdepan. Salah satunya adalah Saint Loco, band yang mengawali karirnya di kancah rock tanah air pada tahun 2004 dengan debut album bertajuk Rock Upon A Time. Album ini menjadi awal langkah sukses Saint Loco mengenalkan dirinya ke publik dengan mengusung lagu-lagu berkekuatan hip-rock. Berbagai penghargaan berhasil mereka sabet diantaranya adalah; Best Rock Album versi Majalah Hai tahun 2005 dan Rock Best Of The Year Album versi I-Radio tahun 2005. Single “Microphone Anthem”, yang menjadi unggulan mereka kala itu, berhasil mengejawantahkan Saint Loco sebagai penerus generasi musik rock Indonesia .
Di bulan September 2006, MTV mengganjar mereka dengan predikat MTV EXCLUSIVE ARTIST for SEPTEMBER. Album kedua mereka yang bertajuk Vision For Transition dirilis dibulan yang sama. Sebuah album yang menggambarkan progresi dari musikalitas keenam anak super kreatif; Iwan (gitaris), Gilbert (bassis), Nyonk (drummer), Tius (the spinner), Joe (vokalis) dan Berry (MC). Ini sebagai satu pegangan bahwa nama Saint Loco masih punya kekuatan untuk musik rock yang berkualitas.
Another Vision for Indonesia Rock Concept
Lewat album keduanya, Vision For Transition, Saint Loco menawarkan konsep musik yang lebih berani. Dari kulit albumnya (baca: cover) sudah terbaca keberanian Saint Loco dengan memberikan warna-warna berani dan penempatan yang terbilang tidak umum. Untuk isinya, rock yang dibawakan mereka kali ini lebih sing-a-long dibandingkan album sebelumnya meski tensi tonalitas rock mereka tetap tinggi. Dengarkan saja “Kedamaian”, sebuah lagu mellow-rock yang menampilkan seorang vokalis bjorky-melankolis, Astrid. Lagu ini dibuka dengan dentingan piano dan dihantarkan dalam beat mid-tempo. Kekuatan lirik bilingual dan karakter vokal Joe dengan Astrid serta MC Berry menambah padu lagu yang menjadi single pertama album ini.
Penggarapan album Vision For Transition ini menempuh masa 7 bulan preproduction serta pengumpulan materi yang dimulai sekitar Agustus 2005 dan dilanjutkan dengan 3 bulan untuk recording dan 1 bulan mixing. Karena hampir seluruh lagu dalam album Vision For Transition dibuat di studio pribadi milik DJ Tius, Saint Loco kali ini merasa bisa lebih mengeksplorasi sound dan berkespresi sebebas mungkin. Dengar saja “Terapi Energi” dari track 2, sebuah lagu yang menampilkan totalitas bermain musik ala Saint Loco. ‘It’s the real Saint Loco’.
Mastering album Vision For Transition ini dikerjakan di sebuah studio bernama Euphonic Masters yang ada di Memphis , Tennese, Amerika Serikat. Ditangani langsung oleh Brad Blackwood, seorang insinyur tata suara kenamaan yang pernah menyabet 9 nominasi Grammy Award dan 6 nominasi Dove Award sejak tahun 1998.
Keberanian lainnya yang ditampilkan Saint Loco adalah permainan emosi lagu per lagu. Jika disimak dari awal runtutan lagu dalam album Vision For Transition ini, Anda akan dibawa banging your head lalu diselingi dengan fase exhaling berganti-gantian. Ini membuat fungsi pendengaran tidak terganggu dengan bunyi-bunyi yang pekak namun Anda akan dimanja untuk menikmati petualangan Vision For Transition ini dengan hati gembira. Mau contoh? Di track 5 kita akan disuguhi permainan kombinasi antara gitar akuistik dan crunch serta synth-string yang membuai yang hadir di lagu “Fallin”. Beat middle di “Fallin” ini hadir sebagai penghantar untuk hentakan di track 6, “Get Up”. Setelah lelah moshing dan jejingkrakan, track selanjutnya, “Centro”, mengistirahatkan pendengaran dalam instrumentalia tembang passionate-electronica-sound sebelum dipecahkan lagi ditrack berikutnya, “Transition”. Maka sayang sekali jika Anda menikmati album ini tidak utuh atau hanya satu atau dua lagu saja.
Why Vision For Transition Now?
Musik rock di Indonesia terus berkembang ke arah yang positif, thanks to Godbless! Dan Saint Loco melihat perkembangan ini sebagai motivator mereka untuk bisa berkreasi lebih. Trend musik rock dunia yang kini berkembang dengan memasukkan unsur Rap, Punk, New Wave serta electronica menjadi acuan Saint Loco untuk diterapkan dalam musik mereka. Dengar saja Vision For Transition yang kini lebih minimum aksi solo melodi gitar dan cenderung dominan lewat riff atau blocking gitar dan loop. Konsentrasi album ini pun dipusatkan di lagu yang lebih melodius dan reffrain yang catchy. “Musik metal telah berubah… ,” tandas Saint Loco tegas.
Maka sambutlah salah satu ikon dari regenerasi musik rock tanah air, Saint Loco. Lewat Vision For Transition ini mereka kembali menghentak dan mencoba untuk menelusup kembali dan tampil berbeda dari yang sudah ada.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

sejarah band jasad

BUKAN HANYA SUKSES MEMBANGUN SCENE, MEREKA JUGA SUKSES MEREKONSTRUKSI SUDUT PANDANG BARUDAK BANDUNG TERHADAP BUDAYA LELUHUR.

RASANYA akan basi jika membahas Jasad hanya dari kacamata musik mereka. Itu karena musik yang mereka mainkan sudah tak punya lagi celah untuk dikritisi. Waktu dan jam terbang telah mengantar Jasad pada level musikalitas di atas rata-rata sehingga apa pun yang mereka rilis sudah menjadi jaminan kualitas.
Jasad sekarang bukan hanya dikenal sebagai band pengusung brutal death metal garda depan. Jasad adalah ikon suksesnya sebuah akulturasi antara budaya barat dan lokal. Merekalah yang meretas konvensi menyelipkan unsur budaya Sunda di antara kebrutalan dan kebisingan metal. Tak heran bila Jasad dianggap bukan hanya tonggak penting scene Bandung Underground. Jasad juga jadi tiang pancang sebuah dekonstruksi kecenderungan di mana memakai atribut budaya lokal adalah juga sebuah kebanggaan.
Banyak literatur yang beredar di dunia maya menyebutkan Jasad didirikan tahun 2000. Namun, Jasad sebenarnya sudah ada sejak 1990. Formasi awal Jasad terdiri dari Yuli, Tito, dan Faried. Tahun 1992, mereka mengalami pergantian personel setelah Faried keluar. Dengan formasi kedua yang terdiri dari Yuli, Tito, Hendrik, dan Abut, mereka merilis dua singel yang direkam secara live, yakni Life ‘n Die dan Fuckin’ Education.
Line up Jasad kembali berubah pada 1994. Yayat, Yadi Behom, dan Dani masuk menggantikan Hendrik, Tito, dan Abut. Praktis hanya Yuli satu-satunya personel asli yang masih tersisa. Dengan line up Yadi Behom (vokal), Yayat (gitar), Yuli (bas), dan Dani (drum), Jasad mengeluarkan EP C’est La Vie yang dirilis Palapa Records. Mini album tersebut berisi tiga lagu yakni Belenggu, Riuh, dan Technological Principal. Lagu yang terakhir disebut tercantum dalam kompilasi paling bersejarah, Independent Rebels yang dirilis tahun 1997.
Jasad ditinggalkan Yadi Behom pada 1998. Setahun kemudian giliran Yayat yang cabut. Sebagai gantinya, Jasad menggamit Man dari Injected Sufferaged dan Ferly dari Forgotten. Dengan formasi Man (vokal), Ferly (gitar), Yuli (bas), Dani (drum), Jasad berkibar sebagai salah satu band death metal paling berpengaruh di tanah air.
Sempat merilis EP Ripping the Pregnant, mereka akhirnya melakukan pencapaian luar biasa saat mengeluarkan album bertajuk Witness of the Perfect Torture pada 2001. Album ini dirilis Rottrevore Records dan kemudian dirilis ulang Forever Underground.
Nama Jasad sendiri dicetuskan Yuli, sang basis. Yuli mengaku nama itu ia dapat ketika suatu saat melihat seseorang mengenakan baju bertuliskan Jasad. Nama itu kemudian ia jadikan band yang dibentuknya.
Line up Man, Ferly, Yuli, dan Papap, sanggup bertahan salama satu dekade. Memasuki tahun 2011, Jasad melakukan pergantian personel di posisi drum. Itu pun karena terpaksa setelah Papap mengalami kecelakaan yang cukup parah. Jasad kemudian menggelar audisi. Dan akhirnya mereka memilih Abaz dari Undergod untuk mengisi menggantikan Papap.
Dulu ketika Yuli memilih nama Jasad karena alasan ingin memberi kesan seram tapi tetap dalam bahasa Indonesia. Namun, sekarang mereka punya makna sendiri untuk nama band mereka. “Bagi saya Jasad bisa berarti jang sadayana atau jang sadunia,” seloroh Man.
Bahkan sejak 2008, Man mengartikan nama Jasad dengan akronim yang lebih edan yakni: Jarang Ada Satria Abadi di Sini’,” jelas Man
Apa pun, banyak parameter yang bisa dijadikan penanda bahwa Jasad sangat layak ditahbiskan sebagai band deathmetal paling berpengaruh untuk scene bawah tanah. Bukan hanya di Bandung, tapi juga tanah air.
FORMASI
Man-vokal
Yuli-bas
Ferly-gitar
Abaz-drum
BERDIRI
1995
ALIRAN
Brutal Death Metal
ASAL
Bandung, Indonesia
LABEL
Sevared Records

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

SEJARAH BURGELKILL

 BURGELLKILL
ini sebuah cerita pendek dari 12 tahun perjalanan karir bermusik dari sebuah band super keras yang telah menjadi fenomena di populasi musik keras khususnya di Indonesia. Sebuah band yang namanya diambil dari selewengan sebuah nama restaurant fast food asal Amerika, ya mereka adalah Burgerkill band asal origin Ujungberung, tempat orisinil tumbuh dan berkembangnya komunitas Death Metal / Grindcore di daerah timur kota Bandung. Band lulusan scene Uber ( nama keren Ujungberung ) selalu dilengkapi gaya Stenografi Tribal dan musik agresif yang super cepat, Jasad, Forgotten, Disinfected, dan Infamy to name a few.

1995. . .
Burgerkill berdiri pada bulan Mei 1995 berawal dari Eben, scenester dari Jakarta yang pindah ke Bandung untuk melanjutkan sekolahnya. Dari sekolah itulah Eben bertemu dengan Ivan, Kimung, dan Dadan sebagai line-up pertamanya. Band ini memulai karirnya sebagai sebuah side project yang ga punya juntrungan, just a bunch of metal kids jamming their axe-hard sambil menunggu band orisinilnya dapat panggilan manggung. Tapi tidak buat Eben, dia merasa bahwa band ini adalah hidupnya dan berusaha berfikir keras agar Burgerkill dapat diakui di komunitasnya. Ketika itu mereka lebih banyak mendapat job manggung di Jakarta melalui koneksi Hardcore friends Eben, dari situlah antusiasme masyarakat underground terhadap Burgerkill dimulai dan fenomena musik keras tanpa sadar telah lahir di Indonesia.

1997. . .
Walhasil line-up awal band ini pun tidak berjalan mulus, sederet nama musisi underground pernah masuk jajaran member Burgerkill sampai akhirnya tiba di line-up solid saat ini. Ketika dimulai tahun 1995 mereka hanya berpikir untuk manggung, pulang, latihan, manggung lagi dst. Tidak ada yang lain di benak mereka, tapi semuanya berubah ketika mereka berhasil merilis single pertamanya lewat underground phenomenon Richard Mutter yang merilis kompilasi cd band-band Bandung pada awal 1997. Nama lain seperti Full Of Hate, Puppen, dan Cherry Bombshell juga bercokol di kompilasi yang berjudul "Masaindahbangetsekalipisan" tersebut. Memang masa itu masa indah musik underground. Everything is new and new things stoked people! Tidak tanggung lagu Revolt! dari Burgerkill menjadi nomor pembuka di album yang terjual 1000 keping dalam waktu singkat ini.

Setelah mengenal nikmatnya menggarap rekaman, anak anak ini tidak pernah merasa ingin berhenti, dan pada akhir tahun 1997 mereka kembali ikut serta dalam kompilasi "Breathless" dengan menyertakan lagu "Offered Sucks" didalamnya. Awal tahun 1998 perjalanan mereka berlanjut dengan rilisan single Blank Proudness, pada kompilasi band-band Grindcore Ujungberung berjudul "Independent Rebel". Yang ketika itu dirilis oleh semua major label dengan distribusi luas di Indonesia dan juga di Malaysia. Setelah itu nama Burgerkill semakin banyak menghias concert flyers di seputar komunitas musik underground. The Antics went higher, semakin banyak fans berat menunggu kehadiran mereka diatas panggung. Burgerkill sang Hardcore Begundal!

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

sejarah band muse

MUSE adalah grup musik rock alternatif asal Inggris. Band ini dibentuk di Devon pada tahun 1994. Anggota band ini terdiri dari tiga orang, yaitu Matthew Bellamy (vokalis, gitaris, pianis), Dominic Howard (drummer), dan Chris Wolstenholme (bassis). Muse memiliki genre musik yang memadukan rock, rock progresif, musik klasik, dan elektronika. Muse juga dikenal dengan konser live yang memukau, bercirikan permainan yang energik dan efek visual yang mengagumkan. Muse telah merilis empat album rekaman, dimulai dengan Showbiz pada tahun 1999, diikuti Origin of Symmetry di tahun 2001, Absolution di tahun 2003, dan album terbarunya Black Holes & Revelations di tahun 2006. Sepanjang karirnya, Muse telah memenangkan berbagai penghargaan termasuk 5 MTV Europe Music Awards, 5 Q Awards, 4 NME Awards dan 2 Brit Awards.Sejarah MUSE

Pembentukan (1992-1997)
Pada tahun 1990-an awal, anggota-anggota Muse memiliki grup musik masing-masing di sekolah mereka. Pembentukan MUSE berawal ketika Matthew Bellamy yang berumur 14 tahun berhasil lulus audisi untuk masuk grup Dominic Howard. Ketika bassis mereka memutuskan untuk keluar, mereka meminta teman baik mereka, Chris Wolstenholme, untuk bergabung dan mempelajari gitar bass. Chris sempat menolak, tapi akhirnya memutuskan untuk bergabung. Band baru ini sempat banyak berganti nama, antara lain 'Gothic Plague', 'Carnage Mayhem', 'Fixed Penalty', dan 'Rocket Baby Dolls', sampai akhirnya menggunakan nama Muse yang dikenal sekarang. Urutan kronologis pergantian nama band ini tidak jelas, karena Muse memberikan informasi yang tidak konsisten pada wawancara-wawancara mereka.
Pada tahun 1994, masih dengan nama band 'Rocket Baby Dolls', mereka memenangkan kompetisi Battle of the Bands lokal. Dan tak lama setelah ini, mereka mengganti nama menjadi Muse, berpindah dari Teignmouth dan mulai tampil di beberapa klub seperti Cavern di Exeter.

Setelah beberapa tahun membangun komunitas penggemar, Muse memainkan konser-konser pertama mereka di London dan Manchester. Band ini lalu bertemu dengan Dennis Smith, pemilik perusahaan rekaman Sawmills, yang bermarkas di Cornwall, Inggris.
Pertemuan ini akhirnya dilanjutkan dengan rekaman resmi pertama Muse, yaitu E.P. self-titled (berjudulkan nama band) yang menggunakan label Sawmills, Dangerous. Lalu E.P. ke-2 mereka, Muscle Museum, meraih peringkat ke-3 pada tangga lagu indie dan mendapat perhatian dari jurnalis musik Inggris yang berpengaruh, Steve Lamacq, serta majalah musik mingguan Inggris, NME. Dennis Mills lalu membantu membangun perusahaan musik Taste Media, yang dibuat khusus untuk Muse (Muse menggunakan label ini untuk 3 album pertama mereka). Ini merupakan hal yang sangat menguntungkan untuk Muse karena mereka dapat mempertahankan keunikan musik mereka pada awal karir mereka.

Walaupun E.P. ke-2 mereka cukup sukses, banyak perusahaan rekaman Inggris tetap enggan mendukung Muse, dan banyak orang di industri musik menganggap musik Muse terlalu mirip dengan Radiohead sebagaimana halnya band-band baru asal Inggris lain saat itu. Namun, perusahaan Amerika Serikat Maverick Records mempromosikan Muse untuk tampil beberapa kali di Amerika Serikat hingga akhirnya mengontrak mereka pada tanggal 24 Desember 1998. Sepulangnya dari Amerika, Taste Media mendapatkan kontrak untuk Muse di perusahaan-perusahaan rekaman di Eropa dan Australia. John Leckie, yang menjadi produser album untuk Radiohead, Stone Roses, "Weird Al" Yankovic dan The Verve, dijadikan produser album pertama Muse, Showbiz.
Peluncuran album ini diikuti dengan penampilan pendukung pada tur band Foo Fighters dan Red Hot Chili Peppers di Amerika Serikat. Pada tahun 1999 dan 2000, Muse bermain pada beberapa festival musik di Eropa dan Australia, dan mengumpulkan banyak penggemar baru di Eropa Barat.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

sejarah band closehead

Closehead dibentuk pada tanggal 18 Januari 1997 , bermula dari ide sekelompok anak muda penuh semangat yang menyukai musik yang beraliran Melodic Punk, maka terbentuklah sebuah band yang bernama Closehead.

Pada awal terbentuknya Closehead, banyak dipengaruhi oleh band-band luar yang bergenre Melodic Punk seperti Not Available, MXPX, Blink 182, dan band lainnya. Seiring dengan berjalannya waktu, Closehead mulai menciptakan lagu-lagunya sendiri dengan harapan semua orang dapat menerima lagu-lagu yang mereka ciptakan.

Dalam perkembangannya untuk menciptakan suatu band yang solid, Closehead banyak melakukan beberapa perombakan dalam segi formasi band. Terhitung selama kurang lebih 6 tahun telah, terjadi pergantian personil sebanyak 5 kali, yang membuat musikalitas mereka berkembang menuju titik yang solid.

Setelah melalui berbagai perkembangan musik khususnya di kota Bandung dan tampil dalam berbagai event musik, Closehead mulai mencoba menampilkan warna musik mereka sendiri. Dan setelah mengikuti beberapa kompilasi yang bergenre Melodic Punk di Bandung, Closehead akhirnya menghasilkan sebuah mini album (EP) yang dirilis pada bulan Juli 2002 oleh My Own Deck Records dengan menampilkan 5 lagu andalannya. Dan di Bandung sendiri, lagu Closehead telah masuk dalam request line beberapa radio swasta terkemuka di Bandung, dan sebuah lagu Closehead yang bertitle ‘Eat My Holiday’ sempat menjadi top chart Indie di sebuah radio swasta terkemuka di kota Bandung.


Pada pertengahan tahun 2007 Closehead mengeluarkan Split album bertitle “DiscoPunkHead”, dan sebuah singlenya berjudul “Berdiri Teman” kembali masuk top request line radio-radio swasta terkemuka di Bandung, hingga tahun 2008 ini single tersebut masih masuk top request radio-radio swasta bandung dan beberapa kota lainnya, dilanjutkan dengan Kompilasi Family Vol.1 Distro Linoleum dan Nu Buzz.1 Prambors 2008.

Saat ini CloseHead sedang dalam proses pembuatan full Albumnya. Adapun visi dan misi Closehead sendiri adalah menjadikan musik sebagai suatu warna kehidupan yang mampu berperan sebagai pelengkap kebutuhan hidup manusia, menampilkan musik yang bisa diterima oleh semua kalangan serta mampu menghibur, khususnya kalangan muda yang banyak mengalami dinamika perkembangan zaman dan menampilkan performa terbaik bagi para pendengar Closehead baik dalam live stages maupun dalam karya musik (materi lagu) yang Closehead hasilkan. LIVE @ AACC – LINOLEUM RECORDS LAUNCHING

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

sejarah band tipe-x

Sejarah Terbentuknya Grup Band TIPE-X




Grup band Tipe-X dibentuk pada September tahun 1995, semula
kelompok ini menggunakan nama Headmaster sebagai nama band,
namun mereka akhirnya memilih nama tipe-X karena untuk memudahkan
orang mengingat. Grup ini beranggotakan Tresno (Vokal), Micky
(Bass), Yoss (Gitar), Billy (Gitar), Hendro (Drum) dan Andi
(Brass section). Semula mereka memainkan lagu – lagu grup luar seperti
Voodoo Glow Skull, Operation Ivy & mighty-mighty bosstone, namun akhirnya mereka
mengganti dengan membawakan lagu-lagu ciptaan mereka sendiri.
Festival–festival musik hingga panggung – panggung underground di Jakarta & sekitarnya mereka jajal, Mereka juga pernah menjadi salah satu juara favorit Festival Musik Alternatif di Menteng tahun 1995.
Mereka akhirnya membuat beberapa demo lagu, lalu tipe-X
berinisiatif mengirimkan demo lagu `Frustasi` ke acara Ekspresi
Indosiar dan ditayangkan. Mereka juga mengirimkan demo lagu
Bebas Pusing ke acara IndieLapan radio Prambors dan masuk
peringkat lima. Setelah itu tawaran manggung pun semakin banyak.
Ketika lagu – lagu ciptaan mereka sudah terekam sekitar 10 lagu,
tipe-X pun mulai mencoba memasukkan demo lagu ke major label.
Mereka ingin menawarkan konsep SKA versi tipe-X dan rencananya jika tidak
diterima, mereka akan menempuh jalan Indie Label. Mereka tidak menyangka musik tipe-X
akhirnya tembus juga ke industri rekaman pada awal akhir dekade 90an.
untuk memperbaiki kualitas debut album tipe-X mengaransemen kembali beberapa
lagu – lagu yang pernah mereka bikin, semula mereka menjagokan lagu Frustasi dan Bebas Pusing, ternyata Pops selaku produser lebih memilih lagu Genit yang justru dibikin secara mendadak. Debut album tipe-X berjudul "SKAPhobia" akhirnya Rilis pada
bulan Juni 1999 dan beredar dipasaran lewat label rekaman Pops Musik dibawah
Aquarius Musikindo selaku distributor, sampai saat ini tipe-x telah mengeluarkan 5 album, diantaranya: skaphobia 1999, Mereka Tak Pernah Mengerti 2001, Super Suprise
2003, Discography Hitam Putih 2005 & Album the best A journey 2007, Rencananya
Pada tahun ini, tipe-x akan merilis album ke 6, dan beberapa singel, dengan
records company & artis management baru yakni di bawah bendera "Michelin
Records" dan kerajaan Entertainment.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS